Rabu, 16 Desember 2009

“Wahai Api Jadilah Dingin dan Keselamatan Bagi atas Gaza”

“Wahai Api Jadilah Dingin dan Keselamatan Bagi atas Gaza”
[ 04/01/2009 - 06:32 ]

Zeyad Abid Mashokhi

Di tengah peristiwa dan bencana besar yang sedang berlangsung di Jalur Gaza patut kita berhenti sejenak untuk memikirkan sejumlah hakikat penting:

1. Allah sudah berjanji – dan tidak ada yang paling benar janjinya kecuali Dia – dan Rasul-Nya yang dipercaya bahwa umat Islam akan menang dan diberi kekuasaan. Islam akan menjadi pemenang di seluruh tempat. Namun untuk Palestina, Allah dan Rasul-Nya memiliki janji khusus. Beliau bersabda, “Tidak akan bangkit hari kiamat sehingga kalian memerangi Yahudi dan pohon-pohon dan batu-batu berkata: wahai Muslim wahai hamba Allah ini Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuh dia. Kecuali gorqod karena ia pohon Yahudi,” (HR. Bukhari).

2. Konpirasi terhadap Palestina bukan hasil konflik hari ini. Ia adalah perang panjang yang diusung oleh manusia yang paling benci yang didukung oleh pihak-pihak dari luar dan dalam negeri. Konspirasi terhadap Palestina dari sisi media massa, militer dan politik sangat besar hingga akan menghilangkan gunung. Namun demikian kami menilai kekuatan adalah milik kebangkitan Islam dan para mujahidin dimana para pencintanya atau pembelanya tidak mampu menafsirkan kekuatan itu. Mereka tidak mampu menafsirkan kesabaran dan keteguhan pejuang Palestina dalam menghancurkan konspirasi itu. Karena tidak ada tafsir kecuali hadits Rasulullah, “Segolongan dari umatku akan terus berada dalam kebenaran, mereka akan terus berjuang melawan orang yang memusuhi mereka. Mereka seperti bejana makanan di antara para penyantapnya sampai Allah memutuskan (kemenangan bagi mereka) sementara mereka dalam kondisi seperti itu.” ‘Wahai Rasululah ; dimana mereka?’ “Mereka di sekitar Baitul Maqdis.” (HR. Ahmad).

3. Kami menyadari bahwa bahwa musuh Zionis tidak hanya mentargetkan Hamas atau rakyat Palestina saja, namun ketamakan mereka mencakup seluruh Negara-negara Arab. Lihat saja, mata uang resmi mereka yang beredar di bank-bank internasional yang dicetak dengan gambar “Israel Raya”. Israel Raya yang mencakup Palestina, Mesir hingga Nil, Irak hingga Effrat, Jordania, Libanon, Suriah, Kuwait, dan wilayah bagian utara Arab Saudi hingga Khaibar. Dari sisi akidah, Allah berfirman, “Sungguh kalian akan dapatkan manusia yang paling memusuhi umat Islam adalah Yahudi dan orang-orang musyrik,” Pemandangan para syuhada menjelang ajal ketika dibombardir oleh Israel bertakbir dan mengacungkan telunjuk dengan bersyahadat “أشهد أن لا إله إلا الله وأن محمداً رسول الله” menunjukkan tarbiyah (pola pendidikan) para pejuang itu. Hal itu juga menunjukkan hakikat peperangan ini. Di sisi lain, penghancuran dan serangan terhadap masjid-masjid serta penistaan terhadap Rasulullah saw menunjukkan hakikat, dimensi, dan tujuan-tujuan ini.

4. Yahudi dan zionis dahulu memiliki kemampuan menciptakan awal mula peristiwa dan kemampuan mengakirinya. Namun hari ini, meski masih memiliki kemampu memulai namun tidak berdaya menentukan akhir peristiwa itu. Bahkan mereka tidak mampu menanggung ekses dari peristiwa itu.
“كُلَّمَا أَوْقَدُوا نَارًا لِلْحَرْبِ أَطْفَأَهَا اللَّهُ وَيَسْعَوْنَ فِي الأَرْضِ فَسَادًا وَاللَّهُ لا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ”

5. Kelompok yang ikut dalam konspirasi bersama Israel di Tepi Barat atau di tempat lain, yang menyebut roket perlawanan sebagai sia-sia, menyebut kapal pemecah blockade sebagai permaian murahan, tidak lagi memiliki alasan untuk menutupi kejahatan mereka lagi. Apa yang diungkapkan oleh Ustad Nazzal dalam program “bilaa huduud” bahwa bahaya mereka bukan saja bagi rakyat Palestina tapi bagi seluruh bangsa Arab. Kini Fatah hanya bagian dari problem bukan bagian dari solusi.

6. Tidak bisa kita sebut Fatah secara keseluruhan adalah agen penjajah Israel atau kita melupakan perjuangan para pahlawannnya. Namun tidak mungkin kita menyamakan Hamas dan Fatah dengan persamaan yang persis. Sungguh berbeda antara yang memperjuangankan agama Allah dengan yang mengolok-oloknya. Tidak sama proyek Islami dengan proyek sekularisme. Tidak sama warna khomer dan baunya dengan warna dan bau darah syuhada.

7. Kejahatan Israel kali ini tidak perlu pembenaran. Pembantaian kali bukan membalas roket-roket perlawanan Palestina. Serangan kali ini hanya kompensasi di depan bagi pemilu Israel. Siapapun orangnya yang pernah menyatakan atau menulis artikel atau yang menggabar karikatur yang isinya membiarkan para pejuang Palestina, maka ia bertangungjawab di depan Allah Yang Maha Perkasa Raja Langit dan Bumi.

8. Kami serukan kepada semua pihak untuk ikut serta dalam membela dan menolong saudara-saudara kami di Palestina. Satu orang yang memiliki tekad dan cita-cita untuk membela Palestina maka ia tidak akan kehilangan wasilah untuk ke sana. Kami berdoa untuk keluarga kami di Syam, tempat hijrah Ibrahim alaihissalam dan meminta kepada Allah agar menjadikan api menjadi dingin dan keselamatan bagi mereka sebagaimana bagi Ibrahim.
“قُلْنَا يَا نَارُ كُونِي بَرْدًا وَسَلامًا عَلَى إِبْرَاهِيمَ”

9. Keluarga kami akan dikubur di bawah tanah Palestina karena dijajah oleh musuh mereka… apa yang kita lakukan? Sungguh kami tidak khawatir terhadap mereka tidak khawatir terhadap tempat isra Rasulullah saw. Namun kami khawatir terhadap diri kita sendiri jika membiarkan mereka sehingga kita akan ditimpa apa yang diperingatkan oleh Rasulullah saw.

مَا مِنْ امْرِئٍ يَخْذُلُ امْرَأً مُسْلِمًا فِي مَوْضِعٍ تُنْتَهَكُ فِيهِ حُرْمَتُهُ وَيُنْتَقَصُ فِيهِ مِنْ عِرْضِهِ إِلَّا خَذَلَهُ اللَّهُ فِي مَوْطِنٍ يُحِبُّ فِيهِ نُصْرَتَهُ. وَمَا مِنْ امْرِئٍ يَنْصُرُ مُسْلِمًا فِي مَوْضِعٍ يُنْتَقَصُ فِيهِ مِنْ عِرْضِهِ وَيُنْتَهَكُ فِيهِ مِنْ حُرْمَتِهِ إِلَّا نَصَرَهُ اللَّهُ فِي مَوْطِنٍ يُحِبُّ نُصْرَتَه" أخرجه أبو داود، والإمام أحمد في مسنده.

“Tidaklah seseorang yang membiarkan seorang Muslim di tempat dimana kehormatannya dilanggar dan dilecehkan, kecuali Allah akan membiarkannya di tempat yang ia menginginkan pertolongan-Nya di sana. Tidaklah seseorang menolong seorang Muslim di tempat yang kehormatannya dilanggar kecuali Allah akan menolongnya di tempat yang menginginkan ditolong oleh-Nya,” (Abu Daud dan Imam Ahmad). (bn-bsyr)

Israel Cemas Hamas Memiliki Roket Fajr yang Menjangkau 75 Km

Israel Cemas Hamas Memiliki Roket Fajr yang Menjangkau 75 Km
[ 09/01/2009 - 11:15 ]

Jerusalem – Infopalestina: Dinas intelijen Israel menegaskan alat-alat perang Israel gagal menghadapi semangat juang Gerakan Perlawanan Islam Hamas meski agresi ke Jalur Gaza sudah berjalan dua pecan.

Sebuah situs yang dekat dengan dinas intelijen Israel mengungkapkan kecemasan pihak Israel sekiranya perlawanan Palestina memiliki jenis roket lain. Sehingga mereka bisa menembakkan roket tersebut dan menjangkau lebih jauh dari permukiman-permukiman Yahudi sekitar Jalur Gaza. Meskipun pihak Israel sudah menghancurkan sejumlah terowongan sekitar koridor Shalahuddin. Dengan ditutupnya terowongan secara total, masih memungkinkan gerakan Hamas kembali menyelundupkan senjata dalam 3 pekan lagi.

Menurut situs Israel ini, meski sebagian besar roket al Qassam Palestina sudah dihancurkan, namun gerakan Hamas masih memiliki sejumlah besar roket Fajr yang memiliki daya jangkau hingga 70-75 kilometer. Pihak intelijen Israel tidak memiliki informasi yang pasti mengenai kepemilikan Hamas atas roket Fajr 3 atau jenis lain yang lebih canggih seperti Fajr 5.

Masih menurut situs dekat intelijen Israel ini, bukti bahwa Hamas memiliki senjara lebih canggih tersebut adalah penegasan salah seorang petinggi gerakan bahwa kemampuan Hamas mungkin bisa memperpanjang jangkauan roket-roketnya hingga mencapai jantung Tel Aviv, permukiman Yahudi Rahubot dan Rishon Atzion. (seto)

780 Gugur dan 3250 Lebih Terluka

Pekan Kedua Agresi Gaza: 780 Gugur dan 3250 Lebih Terluka
[ 09/01/2009 - 03:56 ]

Gaza-Infopalestina: Korban serangan serdadu Israel yang dilancarkan lewat darat, udara dan laut terus bertambah. Menginjak pekan kedua gempuran ke Gaza sudah lebih dari 780 korban meninggal dan 3250 lainya luka-luka.

Menurut Direktur Layanan Ambulan dan Emergency Departemen Kesehatan Palestina, Dr. Muawiyah Husnain menyebutkan, jumlah syuhada terus meningkat mencapai 780 syuhada, kebanyakan anak-anak dan wanita. Pada Kamis (8/1), tim medis menemukan lebih dari 50 jenazah yang meninggal akibat kebidaban Israel.

Menurut Husnain jasad para korban tersebut ditemukan di bawah reruntuhan rumah-rumah yang hancur akibat bombardemen rudal-rudal Israel. Sementara mobil-mobil ambulans tidak bisa mencapai lokasi korban, karena dihalang-halangi serdadu Israel.

Husnain menambahkan, pihaknya masih mencari jenazah korban yang tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempuran roket Israel. Para petugas medis tidak bisa mencapai lokasi karena mendapat ancaman dari serdadu Zionis yang akan menggempur mereka lagi jika masuk lokasi serangan.

Serdadu Israel, Selasa kemarin, memusatkan seranganya ke rumah-rumah warga dan sekolah milik PBB. Akibatnya ratusan anak sekolah yang berlindung di sana tewas seketika. Sebanyak 135 anak bergelimpangan di antara puing dan reruntuhan bangunan.

Mereka juga menggempur masjid-masjid yang berada di Gaza. Sebanyak 15 masjid luluh lantak terkena rudal Israel. Mereka semakin beringas menyusul kegagalanya dalam manghadapi serangan perlawanan yang berimbas pada tewasnya puluhan serdadu dan ratusan lainya luka. Mereka melampiaskan dendamnya kepada rakyat sipil Palestina.

Menteri Kesehatan Palestina Dr. Baseem Naeem sebelumnya telah menegaskan bahwa korban pembantaian terbuka yang dilakukan Zionis Israel di Jalur Gaza sejak hari Sabtu (27/12), terus bertambah banyak. Terlebih ada ratusan korban luka yang dalam kondisi kritis dan puluhan lainnya masih di bawah puing-puing reruntuhan.

Naeen menegaskan persediaan obat-obatan dan kebutuhan medis lainnya sangat kurang untuk menghadapi kondisi darurat ini. Dia mengungakapkan ada 105 jenis obat-obatan utama yang stoknya nol, 225 kebutuhan medis lainnya stoknya juga nol. Sementara itu 93 bahan khusus laboratoriam stoknya juga nol.

Naeem mengatakan 50% mobil ambulan tidak bisa beroperasi karena tidak ada gas dan bahan bakar akibat blockade. Saat ini juga sangat dibutuhkan pembangkit listrik. Naeem menegaskan semua itu sudah terjadi sejak sebelum pembantaian yang dimulai Israel Sabtu lalu dan akibat blockade Israel.

Dia menyatakan pasukan penjajah Zionis Israel tidak hanya menggempur isntitusi-institusi dan gedung-gedung namun mulai mengempur fasilitas-fasilits sipil dan rumah-rumah warga. Ada puluhan peringatan untuk mengosongkan rumah dan ancaman kepada para penghuninya akan dihancurkan di atas kepala mereka. Dia meminta pengiriman tim medis Arab dan rumah sakit-rumah sakit lapangan untuk membantu pengobatan korban luka di saat-saat korban tiba. Dia mengimbau Negara-negara Arab untuk mengirim obat-obatan dan kebutuhan medis secepatnya dan mengganti kekurangan mobil ambulan dengan mengirim mobil ambulan yang siap beroperasi.

Pemandangan Mengerikan

Organisasi Palang Merah Internasional, Kamis (08/01), mengumumkan 4 mobil ambulan milik palang merah dan bulan sabit merah Palestina sampai di sejumlah rumah di kampong Zaitu, kota Gaza, yang hancur akibat bombardemen Israel. Pihaknya menemukan banyak jasad korban yang meninggal sementara anak-anak duduk di sisi jasad ibu-ibu mereka.

Dalam pernyataan yang salinannya diterima koresponen Infopalestina, Palang Merah Internasional menegaskan pihaknya telah meminta jaminan lalu-lintas yang aman agar mobil-mobil ambulan bisa sampai ke kampong ini sejak 3 Januari lalu. Namun sama sekali tidak mendapatkan izin dari militer Israel kecuali, Rabu (07/01) siang.

Menurutnya, “Tim gabungan antara Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Merah Palestina menemukan di sebuah rumah 4 orang bocah yang sedang duduk di sisi jasad ibu mereka. Dengan gemetar mereka menyampaikan tidak mampu lagi berdiri.” Sementara itu anggota tim gabungan menemukan seorang laki-laki yang masing hidup bersama 12 jasad korban lainnya yang sudah meninggal.

Di rumah yang berbeda tim menemukan 15 orang lain yang selamat dari serangan Israel, di antara mereka ada beberapa yang terluka. Di rumah yang lain juga ditemuka 3 jasad korban yang sudah meninggal.

Kepala Delegasi Palang Merah Internasional di Palestina, Bayer Fitash mengatakan “ini adalah peristiwa yang mengerikan. Dipastikan pasukan militer Israel mengetahui kondisi ini namun tidak mau memberikan bantuan kepada korban yang terluka. Mereka juga tidak mengizinkan kami dan Bulan Sabit Merah membantu mereka.”

Fitash menambahkan, “Tembok tinggi dari tanah yang didirikan militer Israel menghalangi mobil-mobil ambulan untuk sampai ke kampung tersebut. Untuk itu, kami terpaksa membawa anak-anak dan korban luka ke mobil ambulan dengan menggunakan gerobak yang ditarik keledai.”

Dia melanjutkan, “Tim gabungan dari Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Merah Palestina berhasil mengecakuasi 18 korban luka dan 12 lainnya yang kondisinya sangat lusuh dan kotor. Tim gabungan juga berhasil mengevakuasi dua jasad korban yang meninggal. Hari ini (Kamis, red) Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Merah akan mengumpulkan jasad yang masih tertinggal.”

Fitash mengisyaratkan, Palang Merah Internasional tahu bahwa di sana ada korban luka lain yang bersembunyi di rumah-rumah yang hancur di kampung Zaitun. Pihaknya meminta militer Israel memberikan jaminan keamanan kepada timnya dan mobil ambulan Bulan Sabit Merah Palestina untuk lewat dengan aman agar bisa masuk ke kampung tersebut untuk mencari korban luka yang lain.

Sampai saat ini Palang Merah Internasional belum mendapatkan kepastian apapun dari otoritas Israel untuk memberikan kemudahan dalam hal ini. Pihaknya menilai militer Israel telah mengingkari janji kewajibannya sebagaimana ditegaskan dalam hukum kemanusiaan internasional yang mengharuskan Israel memberikan perlindungan kepada korban luka dan mengevakuasi mereka. Penundaan pemberian izin kepada tim penolong untuk masuk ke kampung tersebut adalah hal yang tidak bisa diterima. (seto)


Israel Mundur Dari Qororoh

Israel Mundur Dari Qororoh
[ 09/01/2009 - 10:18 ]

Gaza-Infopalestina : Sumber local melaporkan yang dilansir infopalestina.com. bahwa serdadu Israel telah menarik pasukanya dari timur Qororoh, paska gempuran pasukan perlawanan yang dipimpin brigade Al-Qossam, sayap militer gerakan Hamas yang berhasil memberikan perlawanan sengit hingga terbunuhnya salah seorang komandan Zionis dan melukainya yang lainya.

Situasi ini memudahkan para petugas kesehatan untuk melaksanakan kembali tugasnya, mengevakuasi puluhan jenazah, diantaranya tiga manula yang meninggal akibat gempuran rudal Zionis.

Sementara itu, menurut sumber medis pihaknya berhasil mengangkat tiga jenazah warga Hamid Samiri (60 tahun) dan Ahmad Syuraihi (65 tahun) dan Juhad Abu Mudhaif (60 tahun) sadara kandungnya Abu Audah dari kemarin.

Serdadu Israel telah menghancurkan rumah, sekolah, masjid ataupun lading-ladang kaum muslimin dengan roket mariam mereka. Tak kurang dari 30 rumah dan beberapa hektar perkebunan Palestina.

Sejak tadi malam pesawat-pesawat tempur Israel membombardir tiga rumah milik keluarga Syaikh Zaki Al-Druesi dan Arafat Madhi di Khanyunis. Beredar berita, ada dua syuhada yang meninggal dibalik reruntuhan rumah yang luluh lantak akibat gempuran rudal Israel. (asy)

Palestina Tidak Bisa Bangun 44 % Tanahnya di Tepi Barat

Kantor PBB: Palestina Tidak Bisa Bangun 44 % Tanahnya di Tepi Barat
[ 16/12/2009 - 01:10 ]

Tepi Barat-Infopalestina : Kantor perwakilan PBB di Gaza untuk urusan kemanusiaan menyebutkan, warga Palestina di Tepi Barat tidak bisa membangun rumahnya di atas tanah miliknya. Karena 44 % tanah miliknya dikuasai militer Zionis dan kelompok pemukim Zionis.

Laporan ini bersumber dari kantor PBB, Selasa (15/12) yang menyebutkan, sejumlah peraturan Israel menerapkan hal ini untuk menggunakan sejumlah wilayah di Tepi Barat, terutama di wilayah C bagi kepentingan mereka. Inilah yang menyebabkan kondisi kehidupan di Tepi Barat sangat buruk bagi bangsa Palestina. Mereka sulit membangun infra struktur seperti sekolah, klinik kesehatan ataupun lainya di Tepi Barat.

Sementara itu, puluhan ribu warga Palestina tak mendapat izin untuk membangun kembali rumahnya. Akibatnya ada sejumlah warga yang nekat membangun rumahnya walau tanpa izin dari pemerintahan Zionis. Selanjutnya, mereka terkena ancaman penggusuran atau penghancuran dari pemerintah Israel. Dalam tahun ini sudah 180 unit rumah yang sudah dihancurkan pemerintahan Israel di wilayah C.

Dalam pada itu, kantor PBB menyerukan Entitas Zionis menghentikan semua kebijakanya, menghancurkan rumah-rumah milik warga Palestina di Tepi Barat. Biarkanlah warga Palestina membangun rumahnya sendiri. Di sisi lain kegiatan perluasan permukiman Israel harus segera dihentikan, ungkapnya. (asy)

Hamas Kembalikan Dimensi Arab dan Islam kepada Bangsa Palestina

Al-Hayyat: Hamas Kembalikan Dimensi Arab dan Islam kepada Bangsa Palestina
[ 16/12/2009 - 04:54 ]

Gaza – Infopalestina: Dr. Khalil Al-Hayyat, salah satu pimpinan Hamas menegaskan, setelah 22 tahun gerakannya mampu mengembalikan kepada bangsa dan rakyat Palestina dimensi peradaban, Islam dan Arab setelah sebagaian pihak berusaha menjauhkan Palestina dari dimensi itu.

Dalam pernyataannya kepada TV Al-Quds kemarin Selasa (15/12) bahwa meski Hamas berada dalam pemerintahan Palestina namun masih mampu berinteraksi dengan kuat dengan rakyat dan mampu mengorbankan apapun yang dimilikinya demi mengusir penjajah dari tanah air Palestina.

Ia menegaskan, Hamas juga sudah memberikan kepada dunia semuanya sebuah contoh cemerlang bagi elit politik karena mampu bertahan, sabar, berjihad, berkorban, memberikan sumbangsih berkelanjutan untuk bangsanya.

Ia mengisyaratkan, elit Hamas tidak pernah mengenal tamak untuk “tidur” dan rehat sebab darah para pimpinannya dan kadernya mengalir demi membebaskan Palestina dan mendapatkan keadilan.

Al-Hayyah menegaskan kembali sikapnya yang komitmen dan konsisten tidak akan berubah namun tetap fleksibel dengan pihak lain. Sebab Hamas meyakini “Arabisme” dan Islamisme Palestina sehingga dimensi yang dimiliki bangsa ini akan kembali kepada Palestina dengan adil. (bn-bsyr)

Israel Akan Alami Kekalahan Telak Bila Kembali Serang Gaza

Khomeini : Israel Akan Alami Kekalahan Telak Bila Kembali Serang Gaza
[ 16/12/2009 - 11:07 ]

Teheran-Infopalestina : Pemimpin revolusi Islam Iran, Ayatullah Khomeini menegaskan, Entitas Zionis akan alami kekalahan telak bila jadi menyerang Gaza kembali.

Pernyataan ini diungkapkan, Khomeini ketika menerima ketua biro politik Hamas, Kholid Misy’al dalam kunjunganya ke berbagai negara Arab dan Islam, Selasa (15/12). Dalam kesempatan itu, Khomeini memuji semangat perlawanan rakyat dan faksi Palestina dalam menghadapi Zionis.Ia menegaskan satu-satunya jalan untuk membebasakn Palestina dari penjajahan adalah dengan perlawanan, jihad dan selalu berpegang pada tali Allah SWT.

Masa depan Palestina pasti akan tiba, walau saat ini mungkin banyak sekali kesulitan yang menghadang termasuk kezaliman dan kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Palestina, namun percayalah janji Allah bagi orang-orang yang beriman dan yang berjihad di jalanNya akan terbukti. Situasi yang terjadi saat ini adalah perlawanan dan perjuangan yang dilakukan rakyat Gaza di tengah tekanan dan penderitaan. Sedang di pihak lain, adanya para pengkhianat dari sebagian bangsa Arab dan Islam yang berusaha menghalang-halangi tekad rakyat Palestina.

Dalam hal ini, Khomeini memuji sikap rakyat Palestina, ditengah tekanan dan ancaman, namun tetap tegar melakukan perlawanan. Ia mengatakan, republik rakyat Iran menganggap masalah Palestina adalah masalah mereka juga. Mendukung Palestina dan melindunginya adalah suatu kewajiban agama.

Khomeini mengisyaratkan, musuh-musuh Iran yang berupaya mengisoli negara tersebut, pasti akan gagal. Mereka melakukan itu semua karena keberpihakan Iran pada masalah Palestina. kalau seandainya Iran bersikap melunak dalam masalah Palestina tentu musuh-musuhnya akan sedikit berkurang. Akan tetapi Iran tetap dalam sikapnya, ia tidak akan berpaling dari masalah Palestina.

Khomeini kemudian menyebutkan, tentang dukungan negaranya pada rakyat Palestina, keyakinan Iran dalam masalah Palestina sangat mendalam bersenyawa dengan keyakinan Imam Khomeini dan rakyatnya. Ia meyakini, sejumlah masalah ummat Islam pasti akan bisa diselesaikan jika masalah Palestina bisa diselesaikan dengan benar. Sementara itu, ancaman yang dilontarkan Entitas Zionis kepada rakyat Palestina di Gaza akan menemui kegagalan dan akan menjadi aib besar di mata dunia.

Di pihak lain, Kholid Misy’al sangat menghargai sikap berani pemimpin revolusi Iran beserta dukungan rakyatnya. Ia juga menjelaskan tentang perkembangan terakhir Palestina baik di Gaza maupun Tepi Barat. Misy’al menegaskan, perlawanan adalah setrartegi gerakanya dan seluruh faksi-faksi perlawanan Palestina. Ia juga meyakini, jika Israel jadi melaksanakan ancamanya pasti ia akan menemui kegagalan dan kekalahan telak. Bukti terkuat rakyat Gaza telah berhasil membendung serangan selama 22 hari agresi Zionis ke Gaza tahun kemarin. (asy)

Page Top

info palestina

Remaja dan Pemuda Mesjid se Indonesia Konsolidasi Besar-besaran

Jakarta-RoL– Provinsi Nangroe Aceh Darussalam menjadi pilihan utama untuk memulai aksi konsolidasi massal bagi para anggota Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Mesjid Indonesia.

Ketua Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Mesjid se Indonesia (BKPRMI), Ali Mocthar Ngabalin, terkait maksud tersebut telah berada di Aceh Besar, sejak Ahad (1/7), untuk memulai aksi konsolidasi besar-besaran organisasinya yang ditandai dengan penyelenggaraan Perkampungan Kerja Pemuda Remaja Mesjid se wilayah Aceh.

“Ajang Perkampungan Kerja Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (PKPRMI) ke-6 tingkat wilayah Aceh ini dibuka resmi Wakil Gubernur Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Muh Nazar, dipusatkan di desa Cot Nambak, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, nantinya akan berlangsung hingga tanggal 6 Juli,” ungkap Ali Mocthar Ngabalin kepada Antara, Senin, melalui hubungan telepon seluler, langsung dari lokasi PKPRMI itu.

Sekitar 1500 peserta PKPRMI ke-6 se Aceh memarakkan aktivitas itu, yang menurut Ali Mocthar Ngabalin, merupakan ‘pilot project’ untuk selanjutnya dikembangkan di Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) lainnya di seluruh tanah air.

“Aksi ini sangat positif bagi anggota BKPRMI. Selain mereka mendapat pembekalan tentang kepemimpinan, manajemen organisasi, juga pembinaan keluarga sakinah, sosial kemasyarakatan serta membahas bahaya narkoba yang saat ini menjadi momok bagi bangsa kita,” ujar Ali Mocthar Ngabalin yang juga anggota KOmisi I DPR RI itu.

Dia sangat optimistis, lepasan kegiatan seperti ini dapat melahirkan manajer handal, baik dalam mengelola organisasi, memimpin keluarga atau menjadi pemimpin di tengah-tengah masyarakat. “Melalui kegiatan, para anggota juga memperoleh pembinaan berbagai hal dan juga menjadi forum silaturahmi bagi anggota.

ari Aceh, kegiatan serupa ini segera bergulir ke Surabaya, Makassar, Palembang dan seluruh daerah yang ada DPW BKPRMI,” kata Ali Mocthar Ngabalin yang datang ke Aceh Besar bersama Sekjen BKPRMI, Dedi Wijaya dan dua Wakil Sekjen, masing-masing Ridha Rantau serta Daniel Alfarizi. Di Surabaya, menurutnya, PKPRMI dijadwalkan dihadiri Menneg Pora, Adhyaksa Dault, ditandai dengan penanaman pohon serta aksi penghijauan.

Selasa, 15 Desember 2009

palestine

Analis Zionis: Sulit Membasmi Hamas Karena Ada di Hati Rakyat Palestina
[ 16/12/2009 - 12:07 ]

Yerusalem – Infopalestina: Saluran 10 televisi Israel dalam laporannya menysorot perayaan yang digelas Gerakan Perlawanan Islam Hamas, dalam rangka peringatan 22 tahun berdirinya gerakan, Senin (14/12), yang diselenggarakan di alun-alun kota Gaza, dihadiri oleh ratusan ribu rakyat Palestina.

Di alah satu programnya yang memiliki jangkauan dan pemirsa yang luas di kalangan Israel, stasiun televisi ini memaparkan laporan yang menyorot suasana perayaan; yang menunjukkan besarnya gelombang kerumunan rakyat yang hadir, dan menyoroti pernyataan penting dari Perdana Menteri Palestina Ismail Haniyah.

Para analis mendiskusikan pernyataan Haniyah yang menegaskan bahwa "gerakan" Hamas "tidak hanya akan membebaskan Jalur Gaza, tetapi akan bekerja untuk membebaskan Palestina, seluruh Palestina."

Para analis berbeda pendapat dalam mengomentari pernyataan Haniyah. Sebagian mereka mengatakan bahwa pernyataan Haniyah tersebut hanyalah pesan yang kuat kepada Otoritas Palestina yang dipimpin oleh Mahmud Abbas dan gerakan Fatah, yang intinya bahwa Tepi Barat akan menyusul Jalur Gaza menuju pembebasan.

Sebagian yang lain memandang bahwa setiap pernyataan Haniyah harus dianggap serius; di mana ia benar-benar akan bekerja untuk membebaskan seluruh tanah Palestina yang diduduki entitas Zionis pada tahun 1948 dan 1967.

Wartawan saluran 10 televisi Israel yang juga pakar dalam masalah Arab, Tzepi Ihzkili, mengatakan, "Kehadiran lebih dari 400 ribu warga Palestina di awal perayaan berdirinya gerakan Hamas adalah bukti nyata kekuatan gerakan yang belum pernah kita tandingannya di seluruh negara dunia Arab dan Islam."

Ihzkili menjelaskan bahwa "Hamas" selama periode waktu yang tidak lama berhasil mendapatkan kepercayaan dari rakyat Palestina dan mengembangkan kemampuannya; sampai gerakan ini menjadi rakyat, dan hidup di dalam hati ribuan orang rakyat.

Dia menyatakan bahwa kalangan Israel memantau perayaan "Hamas" yang menjanjikan banyak kejutan. Di saat yang sama, harapan semua pihak Israel tertuju pada masalah Shalit, mereka berharap Hamas melalui perayaan ini akan menyampaikan kepada rakyat Palestina mengenai berita hangat tentng kemajuan kesepakatan pertukaran tahanan.

Saluran 10 Israel juga menyajikan bagian-bagian nyanyian (nasyid) dan slogan-slogan yang bergema di antara ratusan ribu rakyat yang hadir, yang diterjemahkan dalam bahasa Ibrani, di antaranya: "Hamas mengguncang bumi, kami tidak akan mengakui entitas Zionis."

Para analis menegaskan bahwa slogan-slogan yang mendapatkan respon dari ribuan peserta, yang menirukan di belakangnya dengan suara keras, sekali lagi menegaskan bahwa kehadiran leih 400 ribu orang dalam festival itu adalah sesuatu yang "sangat menakutkan". (seto)